• Abis Pulang Jalan jalan
  • Bergaya
  • Foto foto di jogyakarta
  • Segera Buatlah Blog Anda SeKreatif Mungkin,Saya Akan Membantu Anda.
  • Sangat Berkwalitas Yang Cukup Baik Dan Tidak Panas Di badan.
  • Ini Merupakan Kemasan Terbaru Dari Coklat Pasta Diamond. Kemasan Plastik Kedap Udara, Terdapat Tutup Untuk Memudahkan Buka / Tutup.

Senin, 18 Juni 2012

Kepemimpinan Sejati

“Bangsa ini punya orang atau penguasa formal, seperti presiden atau gubernur, tetapi tidak memiliki pemimpin sejati. Ada pemerintah, tetapi pemerintahannya sudah tidak dipatuhi, sehingga dikatakan pemerintahan sudah berhenti.” Suara dari TV itu membuatku berhenti membaca, dan menarikku duduk di depannya. Rupanya siaran ulang Orasi Kebangsaan oleh Buya Syafii Ma’arif pada peringatan ulang tahun Surya Paloh Ketum Ormas Nasional Demokrat di Gd. Perintis Kemerdekaan Jakarta (16/7).
Selanjutnya Buya mengatakan,”

   Pemimpin di negeri ini absurd, perintah 50% tidak dijalankan. Jangan mengeluh dong. Kenapa ini, apa penyebabnya? Apa perintahnya tidak masuk akal atau anak buahnya tidak patuh lagi? Kalau anak buah sudah tidak patuh, bisa dikatakan, kepemimpinan sudah berakhir”.

“Tajam, sangat tajam dan berani. Untunglah bukan di jaman ORBA, kalu tidak mungkin Buya sudah “dijemput”. Mungkin bukan hanya Buya Syafii yang dijemput, tapi penggagasnya, pendengarnya dan tidak mungkin bisa kuikuti siaran ulangnya,”gumamku.

Sesudahnya, kubuka direktori file laptopku, karena aku ingat pernah menyimpan file yang berkaitan dengan kepemimpinan. Butuh waktu cukup lama sampai aku menemukannya, dan seperti yang tertulis berikut ini!

Kepemimpinan versi John Maxwell

          Banyak orang merasa menjadi pemimpin pada saat sebuah tanda jabatan disematkan di dadanya, dan ia dilantik oleh pejabat di atasnya. Sementara ternyata dalam kesehariannya ia hanya memimpin dengan sebuah buku, yaitu yang namanya buku peraturan, dimana Ia hanya mau tanda tangan dan menyetujui kegiatan kalau rule nya ada di buku. Kata orang ia adalah orang yang jujur dan taat perintah. Praktis hampir tak pernah ada kesalahan yang ditimpakan kepadanya, karena ia adalah orang yang benar-benar taat aturan. Mereka jumlahnya cukup banyak, dan tentu saja benar bahwa mereka adalah pemimpin, namun yang membedakan mereka dengan yang lain tentu adalah tipenya, sebab untuk menjadi pemimpin dibutuhkan lebih dari sekedar aturan, melainkan juga terobosan dan respek.



5 Peringkat Pemimpin

John Maxwell membuat peringkat pemimpin dalam 2 level. Orang yang dibicarakan di atas benar adalah pemimpin, tetapi baru sekedar pemimpin di atas kertas, yaitu pemimpin level satu. Pemimpin yang sempurna adalah pemimpin level 5, yaitu pemimpin yang dituruti, karena direspeki. John Maxwell menggunakan 5 level pemimpin (5P) yaitu Position, Permission, Production, People Development, dan Personhood. Masing-masing akan dibahas berpasangan dengan produknya, yang disebut Maxwell sebagai 5R, yaitu Rights, Relationships, Results, Reproduction dan Respect.

    Pada pemimpin level 1, seseorang dituruti semata-mata karena position nya. Ia duduk di sana karena ia memegang hak tertulis (rights). Orang-orang mengikutinya, karena suatu keharusan. Celakanya, semakin lama ia berada di posisi itu akan semakin mundur organisasi. Organisasi akan ditinggalkan oleh karyawan-karyawan kelas satunya yang menyukai terobosan dan laku di pasar. Sementara itu morale kerja merosot drastis dan image sebagai organisasi yang disegani tak lagi terdengar, malah sebaliknya.

    Pemimpin ini sebaiknya segera memperbaiki diri. Ia bisa menapak naik ke pemimpin level 2, yang disebut permission (sedikit di atas otoritas). Ia tidak melulu mengacu pada peraturan tertulis, melainkan mulai menghargai orang-orang yang melakukan terobosan sebagai warna yang harus diterima. Orang-orang pun senang dan menerima kepemimpinannya bukan lagi semata-mata karena rights, melainkan relationship. Mereka mengikuti karena mereka menghendakinya. Tetapi kalau cuma sekedar relationship saja, dan orang-orang merasa senang maka ia bisa menjadi pemimpin yang populis, yang anak-anak buahnya tidak terpacu untuk maju.

    Oleh karena itu, idealnya seorang pemimpin naik lagi ke pemimpin level 3, yaitu maju dengan kompetensi dan memberi hasil yang dapat dilihat secara kasat mata. P ketiga ini disebut production, dan orang-orang di bawahnya mau mengikuti kepemimpinannya karena results, yaitu hasil nyata yang tampak pada kesejahteraan mereka dan kemajuan organisasi. Pemimpin pun senang karena pekerjaannya dengan mudah diselesaikan oleh orang-orang yang dedikatif, bekerja karena momentum. Biasanya level tiga ini berdampingan atau tipis sekali batasnya untuk melompat ke level empat. Ini hanya soal kemauan berbagi saja dan relatif tidak sulit karena hasilnya ada dan bukti-buktinya jelas. P ke 4 ini disebut people development dan hasilnya diberi nama reproduction.

    Pemimpin level 4 adalah pemimpin langka yang bukan cuma sekedar memikirkan nasibnya sendiri, melainkan juga nasib organisasi. Ia tidak rela sepeninggalnya ia dari organisasi, lembaga itu mengalami kemunduran, maka kalau ia tak bisa memilih sendiri pengganti-penggantinya, ia akan memperkuat manajer-manajer di bawahnya agar siapapun yang menjadi pemimpin organisasi akan terus bergerak maju ke depan. Tentu saja tidak mudah mendeteksi pemimpin tipe ini selain dari apa yang ia lakukan untuk mengembangkan calon-calon pemimpin. Biasanya kita baru bisa menyebut Anda berada pada level empat kalau Anda sudah pensiun, sudah tidak duduk di sana lagi. Pada waktu Anda meninggalkan kursi Anda, maka baru bisa kita lihat apakah orang-orang yang dihasilkan benar-benar mampu meneruskan kemajuan atau malah mundur. Tentu saja maju-mundurnya organisasi paska kepemimpinan Anda sangat ditentukan oleh pemimpin berikutnya, tetapi kita dapat membedakan dengan jelas siapa yang membuat ia maju atau mundur.

    Kepemimpinan level 5 ini oleh Jim Collins disebut sebagai pemimpin dengan professional will dan strategic humility. Kepemimpinan ini disebut sebagai spiritual leader yang tampak dari perilaku-perilakunya yang merupakan cerminan dari pergulatan batin dalam jiwanya (inner voice). Orang-orang seperti ini tidak mencerminkan kebengisan, melainkan ketulusan hati. Ia bisa saja mengalami benturan-benturan, tetapi semua itu bukanlah kehendaknya pribadi. Orang yang baik hati seperti Gandhi saja ternyata juga dicaci maki dan dibunuh, tetapi satu hal yang jelas, ia diikuti oleh banyak orang karena dirinya dan apa yang ia suarakan. Mereka patuh karena respek. Mereka tahu persis bahwa bahaya terbesar akan terjadi kala mereka mulai populis, yaitu ingin disukai semua orang ketimbang direspeki.



5 LEVEL KEPEMIMPINAN SEJATI

          Sebuah perusahaan di Jepang, sedang merugi besar. Masalahnya, saham perusahaan juga anjlok karena perusahaan sparepart otomotif ini, mencoba untuk terjun ke bisnis properti. Tanpa pegalaman serta orang-orang yang handal serta ditimpa krisis dunia, akhirnya perusahaan ini nyaris rontok. Saham perusahaan anjlok dan banyak  karyawan yang marah serta menyalahkan pimpinannya.

          Akhirnya, pertemuan antara pimpinan serta para karyawanpun dilakukan. Rata-rata karyawan sudah siap untuk menyerang dan menjatuhkan si pemimpin mereka yang dianggap bertanggung jawab atas kesalahan pengambilan keputusan itu.

          Ketika si pimpinan masuk, tidak ada sambutan tepuk tangan. Bahkan tidak ada penghormatan. Namun, ketika diberikan kesempatan untuk bicara. Si pimpinan perusahaan, serta merta berlutut ke lantai, membungkukkan badannya dalam-dalam dan berkata, "Saudara-saudara sekeluarga di perusahaan ini. Saya minta maaf. Saya sungguh ingin minta maaf. Saya telah mengambil keputusan yang salah yang menyebabkan saham perusahaan kita anjlok. Tetapi, jika diijinkan, saya akan melakukan langkah apapun yang diperlukan untuk membangun kejayaan perusahaan kita kembali, Saya bersedia membayar ongkosnya dengan kerja keras saya".  Serentak, semua karyawan tertunduk, ikut membungkuk dalam-dalam dan banyak diantaranya yang menangis!

          Kisah di atas punya banyak kemiripan dengan kisah yang diceritakan oleh Martin L.Johnson dalam buku Chicken Soup for the Soul at Worl, yang berkisah tentang CEO Pioneer Hi-Bred Interneational, yang gara-gara membeli Norand, sebuah usaha teknologi informasi, akhirnya jutsru merugi besar. Dan, hal yang tak pernah terlupakan bagi karyawannya, adalah tatkala, dengan rendah hati, Tom Urban, CEO-nya meminta maaf dengan tulus serta mengambil tanggung jawab atas kesalahannya. Itulah contoh-contoh kepemimpinan yang sungguh menginspirasi.

Lima Level Kepemimpinan

              Pertanyaan paling pokok disini adalah, bagaimanakah kita bisa sampai ke level kepemimpinan yang bisa menginspirasi banyak orang? John C. Maxwell, salah seorang guru kepemimpinan yang telah mengajarkan jutaan pemimpin di dunia tentang kepemimpinan mempunyai jawabannya. Ia membagi kepemimpinan menjadi lima level yang harus dilewati. Menurutnya, jika kepemimpinan itu diibaratkan seperti anak tangga, maka terdapat lima tangga utama yang harus dilewati oleh para pemimpinan di dalam organisasi. Cobalah Anda evaluasi dan refleksikan, bagaimanakah posisi kepemimpinan Anda maupun orang-orang di sekitar Anda. Dan yang paling penting, coba perhatikan sampai di level manakah kepemimpinan Anda saat ini?

              Level pertama, adalah level posisi (position). Inilah level kepemimpinan yang paling rendah. Pada dasarnya, orang mengikuti Anda karena 'kebetulan' mereka tidak punya pilihan sebab Andalah yang dipercaya untuk memegang posisi tersebut. Pada level ini, otoritas seorang pemimpin hanya terbatas di posisi ini. Bawahan merasa hanya perlu berinteraksi sekedar hanya untuk mendapatkan tanda tangan dan persetujuan. Tetapi, di level ini, banyak bawahan tidak merasa betul-betul dimiliki oleh atasannya, sehingga tak heran dibelakang mereka sering mengata-katai boss mereka ini. Saya pernah mendapatkan sebuah email, dari seorang peserta training yang berkisah tentang boss-nya, "Pak, saya di perusahaan consulting. Pimpinan saya diangkat karena jualannya bagus dan sangat pandai negosiasi. Tapi, kami tidak pernah respek karena dia sendiri nggak pernah menganggap kami. Ia maju sendiri dan marah kalau dari kami ada yang kontak dengan pimpinan. Semua harus lewat dia. Di kantor, ia memiliki kami tapi hati kami tidak bersama dia". Pada kenyataannya, ada banyak pemimpin yang bertahun-tahun di posisi ini, tetapi tetap tidak pernah naik ke level berikutnya.

              Nah, pada level berikutnya, atau level kedua, adalah level dimana telah terjadi hubungan dan kesediaan (permission). Disinilah orang mulai mengikuti bukan karena 'harus' tetapi karena mereka 'ingin'. Di level inilah, pengaruh Anda sebagai pimpinan mulai kelihatan. Sebenarnya, ketika memasuki level ini, sudah terjadi kontak batin serta mulai ada chemistry antara orang yang dipimpin dengan yang memimpin. Proses interaksi mulai terjadi dan hubunganpun mulai terbangun. Hanya saja, jika seorang pemimpin terlalu lama di tangga ini, bisa jadi ia menjadi sangat populer di mata bawahannya, hubungannya baik tetapi hasil dan output-nya bisa jadi kurang memuaskan. Itulah sebabnya seorang pemimpin tidak boleh terlalu lama di tangga ini.

              Tangga kedua ini sebenarnya mengingatkan kita pada Edward Liddy, mantan Chairman dan CEO AIG, yang reputasinya anjlok setelah ia membagi-bagikan bonus besar kepada karyawannya. Di mata karyawan mungkin saja tindakan tersebut  dianggap populer dan ia pun disukai, tetapi secara bisnis langkah ini tentu saja tidak strategis. Masalahnya, untuk selamat saja, AIG konon harus menerima dana bailout dari pemerintah AS sebesar $84 miliar.

              Berikutnya, level ketiga dari kepemimpinan adalah level menghasilkan (production). Kalau level kedua banyak berbicara mengenai pandangan tentang Anda di mata karyawan level ketiga ini mulai berbicara mengenai pandangan Anda di mata manajemen. Masalahnya, disinilah orang mulai melihat bagaimana output team yang Anda hasilkan, setelah Anda mulai memimpin suatu tim. Jika seorang pemimpin sudah berhasil samapi di level ini, maka selain terdapat kontak batin yang baik antara pemimpin dengan anak buahnya, juga terdapat hasil yang bisa dibanggakan.

              Kemudian, level berikutnya adalah level pengembangan orang (People Development). Disinilah, seorang pemimpin tahu bahwa ia tidak bisa menjadi sukses sendirian, atau hanya dirinya yang  mampu sementara anak buahnya bergantung adanya. Dalam level inilah, maka seorang pemimpin mulai banyak meluangkan waktunya untuk melakukan proses coaching dan counseling ataupun mentoring untuk mendidik orang-orang dibawahnya agar mampu. Sayangnya, banyak pemimpin yang terlambat sekali tiba di level ini. Baru-baru ini, dalam acara makan malam dengan seorang CEO yang sudah tua, ia mengatakan, "Pak Anthony. Saya agak terlambat menyiapkan orang-orang untuk menggantikan saya. Sekarang, saya sudah sakit-sakitan. Saya mulai membagikan semua ilmu yang saya miliki untuk orang-orang yang diproyeksikan akan memimpin bisnis ini di masa depan. Saya tidak tahu, apakah waktu saya masih akan mencukupi untuk itu"

              Akhirnya, di ujung level kepemimpinan, terdapatlah level kepemimpinan yang tertinggi yang kita sebut sebagai level kepemimpinan yang sungguh menginspirasi (Personhood). Hebatnya kepemimpinan model ini adalah bahkan setelah pemimpin tersebut tidak ada, ataupun telah lama meninggalkan dunia ini, semangat dan nilai kepemimpinannya masih dapat dirasakan. Disinilah, seorang pemimpin dapat menginspirasi seseorang dengan nilai-nilai serta filosofi hidup yang dimilikinya. Seperti kisah kita di awal tulisan ini, seorang pemimpin di level ini mulai menginspirasi melalui karakter, nilai-nilai maupun perbuatan yang tiak diucapkannya. Tetapi, seorang orang pada akhirnya akan melihatnya.

          Menurut John Maxwell, tidak banyak pemimpin yang bisa sampai di level kepemimpinan ini. Mahatma Gandhi adalah salah satu contoh kepemimpinan yang termasuk di kategori ini. Boleh saja, ada orang yang membencinya hingga akhirnya ia ditembak mati. Tetapi, nilai dan filosofi hidupnya justru tetap tumbuh dan berkembang, jauh hari setelah ia meninggal. Dan itulah contoh kepemimpinan di level tertinggi ini.

Alexander The Great, atau yang lebih dikenal juga dengan nama Iskandar Zulkarnain, adalah raja Romawi yang sangat terkenal dengan kepemimpinannya.
Suatu waktu Alexander The Great memimpin pasukannya melintasi gurun pasir yang panas dan kering. Setelah hampir dua minggu berjalan, ia dan pasukannya kelelahan dan hampir mati karena kehausan. Tetapi Alexander tetap memimpin pasukannya untuk terus berjalan penuh semangat.

Pada siang yang terik, dua orang pasukannya datang menemui Alexander dengan membawa semangkuk air yang mereka ambil dan sebuah kolam air yang telah kerontang. Kolam air itu kering dan hanya ada sedikit air yang tidak akan cukup untuk memenuhi kebutuhan seluruh pasukan. Melihat hal ini, Alexander membuang air itu ke gurun pasir.

Sang Raja berkata, ‘Tidak ada gunanya bagi seseorang untuk minum di saat banyak orang sedang kehausan!

Demikianlah kepemimpinan itu. Anda tidak bisa memperlakukan orang-orang anda hanya sebagai alat untuk mencapai tujuan anda. Anda harus menunjukkan ketulusan dan keteguhan diri anda dengan sama-sama merasakan apa yang orang-orang anda rasakan.

Sumber Tulisan:



sumber

Palimirma,  www.managementfile.com

20 Kata yang Dapat Menginspirasi Sukses Anda



Mencapai sukses pribadi tidak harus sulit. Sukses bukanlah impian yang mustahil. Anda bisa menjadi sukses dalam hidup. Tetapi pertama Anda perlu tahu arti kesuksesan bagi Anda (bahasan pada posting berikutnya). Janganlah hanya terpaku pada beberapa definisi umum dari kesuksesan. Anda perlu melihat apa yang Anda dan kehidupan Anda harapkan akan terlihat ketika Anda berhasil. Kembangkan visi yang kuat dari apa yang Anda harapkan akan terlihat ketika Anda benar-benar sukses, hal itu akan membantu Anda melangkah.
Masih di awal tahun baru, pastinya tahun baru adalah semangat baru, harapan baru dan rencana-rencana baru. Semangat, harapan dan rencana yang Anda susun pastilah untuk sebuah kesuksesan. Walaupun kesuksesan adalah sebuah proses, tapi inti dari sukses adalah perencanaan. 
"Rencanakanlah yang akan Anda lakukan,
dan lakukanlah yang telah Anda rencanakan."Sulit bagi Anda untuk menemukan ORANG LAIN yang dalam rencana keberhasilannya, ada rencana keberhasilan BAGI Anda.
Maka, Anda harus merencanakan keberhasilan Anda sendiri.
Kemudian pastikanlah bahwa Anda menjadi pelaksana yang bersungguh-sungguh dari rencana-rencana Anda.Janganlah membiasakan diri untuk menyusun rencana, dengan KESADARAN yang penuh bahwa Anda TIDAK AKAN melaksanakannya. Ingatlah…Orang yang kehilangan hormat kepada rencana-rencananya sendiri, akan kehilangan kepercayaan kepada haknya bagi masa depan yang berkualitas[MTGW]
Inilah 20 kata yang dapat menginspirasi Anda menggapai kesuksesan:

  • Niat. Kata pertama yang perlu anda tanamkan adalah Niat. Mulailah bertanggung jawab atas hidup Anda dengan niat yang kuat, memulai sesuatu yang selalu ingin Anda lakukan. Jika tujuan Anda tampaknya luar biasa, Anda bisa memulainya dari yang kecil.   
  • Berdoa. Doa adalah meminta Allah untuk mengubah situasi dan menjadi jantung dari kehidupan Anda. Luangkan waktu setiap hari untuk memelihara keterikatan ini.
  • Gembira. Kegembiraan mempunyai rute energy langsung ke jiwa. Hal itu akan memperluas perspektif Anda, membuat Anda tetap sehat, dan membuat situasi yang “menyesakkan” lebih mudah untuk ditangani.
  • Percaya Diri. Tetapkan pikiran Anda untuk memprediksi kesuksesan. Katakan kepada diri sendiri, bahwa Anda akan berhasil pada apa yang Anda lakukan pada saat ini.
  • Yakin. "... menjadi lumpuh oleh keraguan lebih buruk daripada membuat keputusan yang salah." Anda tidak bisa tumbuh jika Anda tidak mempercayai suara batin Anda.
  • Harapan. Harapan adalah pengetahuan bahwa… bahkan di saat terburuk pun kita dapat menang atas kesulitan dan penderitaan dan tumbuh dalam spirit. Harapan adalah hal yang menopang segala segi kemanusiaan. Jangan pernah berhenti berharap, karena hidup adalah harapan. Tanpa harapan berarti Anda telah mati.
  • Menghargai. Berikan penghargaan dan apresiasi yang baik pada diri sendiri dan orang di sekitar Anda. Harga barang tergantung dimana lingkungan menerimanya. Ambillah contoh; berapakah harga sebotol air di pinggir jalan? Di Foodcort? Di restoran? Di Hotel Bintang 5? Bagaimana Anda menghargai orang lain, seperti itulah penghargaan yang akan Anda terima bahkan lebih.
  • Pilih. Kita tidak bisa selalu memilih keadaan kita, tetapi kita dapat memilih sikap kita terhadapnya. Sikap kita terhadap keadaan akan menentukan jalan dan langkah serta solusi yang akan Anda ambil.
  • Mendengar. Cobalah mendengarkan dengan hati-hati ke titik pandang orang lain, tanpa disibukkan atau terganggu oleh hal-hal lain. Anda benar-benar akan mendengar apa yang dikatakan… dan orang lain lebih mungkin untuk memperhatikan pandangan Anda. (Camkan bahwa Anda mempunyai dua telinga dan satu mulut)
  •  Baca. membaca menghapus batas-batas, dunia ini limitless bagi para pembaca.
  • Tulis. Kata-kata adalah kebebasan. kalimat adalah kekuatan. Rangkaikanlah. 
  •  Imajinasi. Imajinasi Anda tidak memiliki batas ... "bermimpi tentang sesuatu adalah langkah pertama menuju pencapaian itu" 
  • Ciptakan. Kreativitas mempertahankan keseimbangan dalam kehidupan. Semakin sering Anda menggunakan kreativitas, maka Anda akan semakin berkembang.
  • Gagal. Camkanlah bahwa kegagalan adalah keberhasilan, setidaknya Anda berhasil mengetahui bahwa jalan itu membuat Anda gagal. Dengan demikian Anda harus mencari strategi dan cara yang lain, dan Anda akan bangkit kembali.
  • Sentuhan. manusia membutuhkan sentuhan untuk bertahan hidup dan berkembang. Jangan lupa untuk menggenggam erat orang yang Anda cintai. Tepuklah teman Anda dari belakang, “baik secara harfiah atau kiasan”. Secara harfiah, berarti Anda memberikan sapaan hangat dan kekeluargaan. Secara kiasan, berarti memberikan dorongan dan support.
  • Memberi. Dapatkan kebahagiaan dengan memberi kepada orang lain dan tidak selalu menginginkan sesuatu sebagai imbalan. Karena sesungguhnya yang kita berikan adalah apa yang benar-benar kita miliki. Apa yang masih ada pada diri kita hanyalah sementara. Pemberian yang tulus memberikan memori yang tak terlupakan.
  • Relasi. Relasi dan persahabatan adalah hal yang dapat menarik Anda melintasi masa-masa sulit, dan membuat waktu menjadi lebih berwarna dan bermakna. Luangkan waktu untuk memelihara relasi yang telah mengangkat Anda, siapapun dia.
  • Maafkan. Memaafkan adalah seperti memberi kehidupan, karena menempatkan Anda sebagai orang yang bertanggung jawab. Anda menjadi diberdayakan dan dianggap.
  • Mainkan. kita selalu dapat menemukan sesuatu yang "perlu dikerjakan" dan itu sering menjadikan kita lupa beristirahat. Buatlah jadwal untuk waktu istirahat - Anda akan merasa segar dan mampu berpikir lebih “clear” setelah itu.
  • Rileks. Kerjakan semua sesuai dengan kata hati Anda, peringan langkah Anda dan rileks. Hindari melakukan sesuatu hanya karena semua orang mengatakan demikian.

Banyak hal yang harus Anda lakukan, apalagi bila Anda belum melakukan sesuatu. Keberhasilan ada ditangan Anda dan keberhasilan menuntut semua sumber daya yang Anda miliki. Jangan takut untuk sibuk, sibuklah untuk keberhasilan Anda.

Orang-orang yang sibuk
melebihkan pekerjaan di atas bayarannya,
akan lebih berhasil daripada mereka
yang bekerja hanya sesuai dengan bayarannya.
Ada orang yang demikian hitung-hitungan
mengenai kesediaannya untuk bekerja,
sampai dihitung kembali oleh kehidupan dengan sangat tegas.
Orang yang bekerjanya hanya untuk pas dengan bayaran,
hidupnya akan dibuat pas-pasan.

Yang melebihkan, akan dilebihkan.[MTGW]

sumber

Jangan Pernah Menyerah

Saudaraku, Jika anda sedang berusaha menggapai sebuah target, ada kemungkinan itu tidak tergapai, tetapi paling tidak anda berada selangkah lebih jauh daripada jika anda tidak berusaha menggapai sama sekali. Untuk mencapai keberhasilan pada bidang yang baru, membuat terobosan baru, atau pekerjaan baru, atau pekerjaan apa saja di dalam hidup, Anda harus bersedia untuk gagal.  
Sukses adalah sesuatu yang menakjubkan, tetapi jangan memandang remeh nilai dari kegagalan. Kegagalan lebih banyak memberi pelajaran kepada manusia daripada keberhasilan. Keberhasilan yang terus-menerus bisa menjadi berbahaya; keberhasilan bisa menelurkan kecongkakan. Kadang-kadang (sesekali) lebih baik gagal, karena kegagalan dapat menghasilkan kerendahan hati, dan kerendahan hati memenangkan lebih banyak nilai daripada kecongkakan. Tetapi itulah tantangan hidup.

Ada tiga kategori tantangan hidup: Mudah, Sulit dan Mustahil. Bila Anda memilih tantangan hidup yang mudah, Anda akan mendapatkan suatu kehidupan yang aman dan membosankan. Tantangan yang sulit memberikan kehidupan yang keras dan memuaskan. Sedangkan tantangan hidup yang mustahil akan senantiasa dikenang. Sebuah capaian yang diperoleh dengan cucuran keringat dan perjuangan, pastilah lebih bermakna, bagi siapa saja tak terkecuali Anda.

Seorang kawan, memberikan sebuah catatan, yang mungkin sangat relevan dituliskan  disini. 

Seorang tukang kebun mencoba mengadakan penelitian sederhana.
Ia menanam 2 tanaman yg sama pada lahan yg sama.
Yang membedakan hanya bagaimana cara dia merawat tanaman tsb.
Tanaman yg pertama disirami secara rutin tiap pagi sore,
sedangkan tanaman yg kedua disirami 2 hari sekali.
Ketika tanaman itu bertumbuh cukup besar,
tiba waktunya untuk menguji kekuatan akar tsb.
Perbedaannya cukup mencolok;
Dibutuhkan waktu kurang dari 2 menit untuk mencabut akar dari tanaman yg pertama.
Untuk tanaman yg kedua,
Dibutuhkan waktu lebih lama yaitu 4 menit untuk bisa mencabutnya!
Mengapa hal itu bisa terjadi?
Tanaman yg pertama cukup dimanjakan dgn air yang ia dapat degan mudah,
sehingga akarnya tidak berusaha mencari ke tanah yg lebih dalam.
Sedang tanaman yg kedua karena mendapat suplai air yg lebih sedikit,
maka mau tidak mau akarnya mencari sumber air,
sehingga di dapatinya akarnya jauh lebih kuat karena masuk lebih dalam ke tanah.

Dalam hidup ini kadang kita...
Butuh Batu Kerikil supaya kita berHati-Hati,
Butuh Semak Berduri supaya kita Waspada.
Butuh Persimpangan supaya kita Bijaksana dalam memilih,
Butuh Petunjuk Jalan supaya kita punya Harapan tentang arah masa depan.
Butuh Masalah supaya kita tahu kita punya Kekuatan
Butuh Pengorbanan supaya kita tahu cara Bekerja Keras,
Butuh Orang Lain supaya kita tahu kita Tak Sendiri
Yakinlah..
Suatu saat kita akan sangat BERSYUKUR...atas segala TERPAAN HIDUP yang kita jalani...
Melalui segala UJIAN dan COBAAN HIDUP yang kita Hadapi..
Karena semua itu adalah Bagian dari Rangkaian KEMULIAAN...
yang sedang dipersiapkan ALLAH buat kita.
JANGAN PUTUS ASA dan JANGAN LEMAH HATI...
ALLAH selalu BERSAMA orang yang SABAR & BERSERAH DIRI..

  




JANGAN MENYERAH (Lirik dan Lagu D’Masiv)
tak ada manusia, yang terlahir sempurna 
jangan kau sesali, segala yang telah terjadi 
kita pasti pernah, dapatkan cobaan yang berat 
seakan hidup ini, tak ada artinya lagi 
reff1: 
syukuri apa yang ada,  hidup adalah anugerah 
tetap jalani hidup ini,  melakukan yang terbaik 
tak ada manusia,  yang terlahir sempurna 
jangan kau sesali,  segala yang telah terjadi 
reff2: 
TUHAN pasti kan menunjukkan, kebesaran dan kuasanya 
bagi hambanya yang SABAR,  dan tak kenal putus asa....

sumber




15 Tip Bagaimana Menjadi Pemikir yang Brilian

Pada artikel sebelumnya, bertitik tolak dari pemahaman bidang neurologi dan psikologi, Dr. Richard Restak mengemukakan 28 cara melatih otak agar kinerja otak tetap cemerlang, tidak mengalami atrofi alias penciutan sirkuit otak, tidak mudah lupa, dan semakin kreatif. Dalam bukunya “Smart and Smarter: Cara Melatih Otak Agar Kita Menjadi Lebih Pintar dan tetap Pintar”. Ke 28 cara tersebut dapat Anda baca disini.
Pada artikel ini, MSB kemukakan pemikiran Dr, Paul Sloane. Dalam bukunya How to be a Brilliant Thinker: Exercise Your Mind and Find Creative Solutions, Paul Sloane telah membuat sebuah buku panduan yang amat komprehensif tentang seni berpikir, yang menghindari kesalahan dari banyak buku serupa yang ditulis penulis lainnya. Di satu sisi, memuat sejumlah teori, di sisi lain dan barangkali hal ini lebih penting lagi, buku ini dilengkapi dengan saran-saran praktis dan contoh-contoh nyata tentang bagaimana para pemikir hebat, sekalipun berasal dari kelas orang kebanyakan, membuka pikiran mereka terhadap proses berpikir yang baru dan mengasyikkan, dan menuai hasil yang memuaskan dengan berbagai cara.

Paul Sloane mengharapkan Anda dapat menjadi seorang pemikir yang sama hebatnya dengan orang lain apabila Anda berlatih dan mengembangkan keahlian yang Anda miliki saat ini sebagai bagian dari strategi pembelajaran seumur hidup.
Pada bukunya setelah bagian perkenalan, Sloane menjelaskan mengapa berpikir kreatif sangat penting dewasa ini. Selanjutnya Sloane memberikan sejumlah tips latihan dan teknik untuk meluruskan cara berpikir Anda yang sudah using. Teknik yang dia jabarkan dalam How to be a Brilliant Thinker adalah:
• Mengkonfrontasi asumsi-asumsi Anda
• Berpikir 
secara lateral
• Berpikir secara visual
• Berpikir
secara kombinasi
15 Tips Mengembangkan Otak Anda

1.   Gunakan atau Anda akan kehilangannya. Bila kita berbaring terus menerus, maka otot otot kita akan melemah dan berkurang terus. Demikian juga dengan otak kita. Kalau jarang dipakai. Penelitian menunjukkan, otak yang aktif memperkecil kemungkinan kelainan kognitif, kepikunan, alzheimer pada tahapan lanjut usianya. (MSB jadi teringat humor yang mengatakan bahwa otak bekas orang Indonesia masih berharga mahal?)

2.   Memberi makan otak. Makanan terbaik otak adalah buah buahan dan sayuran segar yang memberikan anti oksidan, karbohidrat dan asam folfat. Juga diperlukan protein yang didapatkan dari telur, ikan, daging. Lemak Omega 3 didapat dari minyak ikan. Gula, alkohol, obat obatan dan lemak berdampak buruk buat otak, terutama dalam jumlah banyak.

3. Terus belajar. Belajar sendiri akan membantu mengembangkan otak, apapun topik pembelajarannya. Kita dapat belajar dari buku, VCD, DVD, internet, training, seminar, dari teman teman, dsb.

4.   Keragaman adalah bumbu hidup. Keragaman dalam pekerjaan, kegiatan pengisi waktu luang, hiburan, percakapan, perjalanan, kegiatan sosial dapat membantu merangsang dan melatih otak. Lakukan variasi dalam hidup termasuk melakukan yang tidak lazim, misalnya coba memakai tangan kiri untuk aktifitas yang biasanya dilakukan dengan tangan kanan.

5.   Latihan fisik. Olahraga akan memperlancar aliran darah dan oksigen ke kepala. (otak yang beratnya hanya 2% dari tubuh kita, mengkonsumsi 20% oksigen). Gerakan-gerakan yang melatih koordinasi ritme, langkah dan pergerakan disaat berolahraga.

6.   Tidur Nyenyak. Tidur membantu kesegaran otak, memperkuat dan memperbaiki daya ingat. Penelitian di Kanada: pelajar yang mempersiapkan ujian dan tidur dengan cukup memperoleh nilai lebih tinggi, daripada yang begadang.

7. Membaca. Aktifitas membaca sangat bagus untuk menambah pengetahuan dan merangsang otak. Bagaimana kalau menonton TV/CD atau cuma mendengarkan radio? Saya kira sama saja ya… kan sama-sama pake’ otak. 

8.   Mengingat. Berlatihlah menggunakan ingatan, latihlah memori setiap hari...dan kita akan melihat perkembangan kemampuannya.

9.  Menggunakan angka. Cobalah menggunakan aritmatika mental setiap hari. Hindari kalkulator, usahakan menghitung diluar kepala, misalnya disaat menghitung kembalian belanja. Berlatihlah melakukan pertambahan, pengurangan, pengalian dan pembagian tanpa alat hitung. Ini amat berguna untuk otak.

10.Mendengarkan musik. Mendengarkan musik dapat mengembangkan dan merangsang bagian bagian otak, serta mengubah suasana hati. Ketika mendengarkan musik, bertanyalah pada diri sendiri:”Apa yang ingin disampaikan oleh pencipta lagu ini dan bagaimana dia menyampaikannya?”. Dengarkan kontribusi masing masing instrumen itu dan upaya sang komposer memadukan semua instrumen tadi.

11.Mempelajari bahasa asing. Bahasa yang kita gunakan membantu membentuk cara kerja pikiran kita. Mempelajari bahasa lain akan memperluas pikiran dan membantu kita untuk melihat sesuatu dengan cara baru. Tontonlah film berbahasa asing, baca buku buku, koran berbahasa asing......kunjungi negara lain, yang memberikan tantangan dua kali lebih keras.

12.Mengajar. Ada ungkapan:”Bila anda ingin mempelajari sebuah bidang, maka ajarkan bidang itu”. Bagi seorang pemikir, mengajar menghadirkan sebuah tantangan intelektual dan pribadi yang besar. Yang ini sesuai dengan pengalaman.

13.Bergaul dengan orang cerdas. Habiskan waktu dengan orang yang cerdas, menarik dan menyenangkan, suka membaca, berwawasan luas, mampu mengungkapkan pendapat dengan baik, mampu menggali potensi orang lain, yang mempunyai pandangan yang berbeda, yang menentang opini kita.

14.Bekerja sukarela. Melakukan pekerjaan sukarela akan menempatkan diri anda pada sebuah situasi berbeda, dimana Anda dapat membantu orang lain dan pada saat bersamaan belajar dari orang lain.

15.Menyanyi. Belajarlah menyanyi secara harmonis, dalam kelompok. Otak kita memerlukan latihan, tantangan dan rangsangan.

sumber

Aku Masih Jauh


Hari ini, di dalam bus, aku melihat seorang gadis yang cantik.
Aku iri padanya dia tampak ceria dan bahagia.....
Dia berdiri dan turun dari bus, ternyata dia berjalan pincang.
Ia hanya punya satu kaki dan memakai penyangga.
Saat dia melewatiku, ia tersenyum
Ya Allah....maafkan aku bila aku terlalu menuntut.
Aku mempunyai 2 kaki!
Aku berhenti untuk membeli bunga lili
Seorang anak menjualnya dengan ramah
Aku bicara padanya
Ia tampak sedemikian bahagia dan ketika aku hendak pergi,
Ia berkata “ Terima kasih banyak.....
Anda begitu baik.
Menyenangkan sekali bertemu dengan Anda.
Anda tahu saya buta...”
Ya Allah...maafkan aku bila terlalu menuntut.
Aku mempunyai 2 mata!
Kemudian, aku berjalan sepanjang jalan...
Aku melihat seorang anak bermata bening.
Ia berdiri dan memperhatikan anak-anak sebayanya bermain
Aku berhenti sejenak dan menyapanya,
“Mengapa kamu tidak bermain bersama mereka?”
Ia melihat ke depan dengan pandangan kosong
Dan aku tahu, ternyata ia tuli
Ya Allah.... maafkanlah bila aku terlalu menuntut.
Aku mempunyai 2 telinga!
Kusadari........
Dengan 2 kaki, aku bisa berjalan, berlari dan melompat
Dengan 2 mata, aku bisa melihat ciptaanMu
Dengan 2 telinga, aku bisa mendengar Allah,
Dengan mulut aku bisa berkomunikasi dengan sempurna,
Mengapa kurang kugunakan untuk menyebut namaMu?
Terima kasih!! Maafkanlah aku,
kalau aku terlalu menuntut........
Renungkanlah sejenak...
Sudahkah kita merasa cukup dengan apa yang Allah sudah beri?
Apakah kita masih suka menuntut dan selalu “merasa kurang”...?
Saat engkau mensyukuri apa yg ada padamu, lihatlah bahwa hidupmu akan terasa indah..
Ketika kita harus menangis, maka menangislah agar kita tahu dunia ini bukan hanya untuk tertawa...
Ketika kita ingin tertawa, maka tertawalah agar kita tahu betapa mahalnya nilai sebuah air mata...
Ketika ada orang menyakitimu bersyukurlah karena dia telah menjadikanmu tegar.,
Ketika ada orang menjatuhkanmu, bersyukurlah karena dia telah menguji kemampuanmu,..
Ketika ada orang mendzalimimu, bersyukurlah karena dia telah menguji kesabaranmu..
Ketika ada yang menghancurkanmu, bersyukurlah karena dia telah menjadikanmu berdikari...
Belajar untuk .....
Bersyukur meski tak cukup ...
Ikhlas meski tak rela ...
Taat meski berat ....
Memahami meski tak sehati ..
Sabar meski terbebani ...
Setia meski tergoda ...
Memberi meski tak seberapa ...
Mengasihi meski di sakiti ...
Tenang meski gelisah ...
Percaya meski susah ..
Belajar dan terus belajar...
untuk menjadi yg lebih baik lagi dari sekarang ...
InsyaAllah bisa ... ^_^
Allah mengujimu kesakitan dan kelukaan sehingga engkau harus menangis 
terkadang engkau bertanya-tanya kenapa hidupku selalu menangis, 
pada saat yang ditentukan Allah sedang merencanakan sebuah keindahan dibalik tangisan...
Senyuman kebahagian.
Maafkan aku ya Allah,
Karena kurang mensyukuri nikmatmu…
Padahal …
jauh lebih banyak yang kurang beruntung tapi bersyukur
jauh lebih banyak yang rela berbagi walau tak berlebih
jauh lebih banyak yang rela memaafkan walau selalu tersakiti
jauh lebih banyak yang rela membantu walau dirinya sendiri perlu dibantu
jauh lebih banyak yang rela meluangkan waktunya walau kekurangan waktu
jauh lebih banyak…
jauh lebih…
jauh…
aku masih jauh…
Orang yang menerima, belum tentu pantas menerima.
Tapi, untuk menerima lagi dan seterusnya, aku harus memantaskan diri untuk terulanginya pemberian.
Aku yakin sekali, tidak ada orang yang sama sekali tidak pernah menerima sesuatu yang baik dalam hidupnya, tapi mungkin kami lupa berterima kasih kepadaMu, atau tidak menggunakannya bagi kebaikan, dan menyombongkan diri karena berhasil.
Maafkanlah aku yang terkadang tidak menjadi pribadi yang lebih baik saat kelebihan, dan menjadi lebih buruk lagi saat kekurangan.
Maafkanlah sikap dan cara hidupku yang membatalkan kepantasanku untuk menerima, dan lalai membangun kepantasan untuk terus menerima.
Hari ini, aku mohon agar Engkau membantuku untuk memperbesar kemampuanku untuk mensyukuri nikmatMu, dan menjauhi sikap dan perilaku yang menjadikanku tak pantas untuk Kau beri.
Tuhanku, rindu hatiku bagi pemberian yang baik dariMu, dan yang terus Kau berikan kepadaku sepanjang hidupku
Walau…
Aku masih jauh…
Masih jauh…
Jauh…
“Dan (ingatlah), tatkala Tuhanmu memaklumkan; "Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), Maka Sesungguhnya azab-Ku sangat pedih" [QS Ibrahim 14:7].

inspirasi : “Kembang dan Anggrek” “MTGW”

sumber

Kamis, 29 Maret 2012

Sukses Produk Teknologi Dimulai dari Panggung

Penulis : Tim AndrieWongso 


"Seseorang boleh saja mempunyai gagasan yang paling hebat di dunia -berbeda dengan yang sudah ada dan orisinal-tetapi jika orang itu tidak dapat meyakinkan orang lain, gagasan itu tidak ada artinya," kata Gregory Berns. Kutipan itu ada di bagian pembuka dari buku karya Carmine Gallo (seorang kolumnis, penulis buku laris, wartawan dan pembawa acara CNN), yang berjudul The Presentation Secrets of Steve Jobs--diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia menjadi Rahasia Presentasi Steve Jobs.
Dari situ saja ketahuan kalau buku ini membahas rahasia Jobs dalam membuat presentasi produk. Dan dunia tahu, betapa hebatnya ia bercerita di panggung sampai-sampai Presiden Amerika Serikat Barack Obama pun mengaguminya dan menyebut Jobs sebagai "orang yang memiliki bakat bercerita".
Menurut Carmine, Jobs adalah pakar dalam menciptakan penjahat. Penjahat itu bisa kondisi antagonis yang ada saat ini, seperti keterbatasan produk yang ada sekarang. Setelah kondisi itu diperkenalkan ia kemudian memunculkan pahlawannya, yaitu produk Apple yang ia perkenalkan. "Dengan kata lain, produk Apple datang untuk menyelamatkan dunia," tulis Carmine.
prresentasijobs
Karena itu, ketika Jobs mempresentasikan produk barunya, tak terasa kalau ia sedang menawarkan suatu produk. Para audiens duduk tenang menunggu sang pahlawan. Dalam presentasi Jobs pahlawan tidak harus selalu menghancurkan si penjahat, tetapi bisa untuk membuat hidup lebih baik. Itulah gambaran produk-produk Apple.
Apakah sukses presentasi Jobs karena kecanggihan alatnya atau kemampuan komunikasi Jobs yang luar biasa? Seperti diungkapkan di awal bukunya, tanpa komunikasi yang bagus, sebagus apa pun suatu produk tak akan bisa berhasil di pasaran. Karena itu presentasi merupakan tahap penting. Sayangnya, tak semua orang bisa meyakinkan audiens (konsumen) akan kecanggihan produknya. Di sinilah peran kunci "rahasia" Jobs itu yang dibahasa Carmine di buku ini.
Di antara rahasia itu adalah menciptakan sebuah kisah merek yang menginspirasi, menjawab satu pertanyaan yang paling penting, melukiskan visi yang spesifik, mudah diingat dan konsisten, membuat angka menjadi bermakna, dan sebagainya. "Yang akan Anda pelajari adalah bahwa Steve Jobs adalah seorang penjual yang mempunyai daya tarik tinggi yang menjual ide-idenya dengan bakat yang akan mengubah para prospek menjadi pelanggan dan pelanggan menjadi pemuja," tulis Carmine.
Dunia industri TI memang memerlukan orang seperti Steve Jobs. Ia tak hanya pandai membuat produk inovatif untuk mempermudah dunia, tetapi disertai bakat menjualnya yang luar biasa. Ia menjual produknya dimulai dengan presentasi menakjubkan di atas panggung. Kabar baiknya, kemampuan itu ternyata bisa dipelajari. Dan Carmine mencoba membaginya dengan mengungkap rahasia Jobs itu di buku ini.

sumber

Jangan Pernah Meremehkan Mimpi

Penulis : Tim AndrieWongso
Seorang ibu rumah tangga mau mendirikan toko kue, mungkin hal biasa. Tetapi jika ia tak punya uang dan hanya bermodalkan ide lalu mengajukan proposal pinjaman ke bank, seperti apa reaksi bank? Pengalaman pahit dialami Debbi Fields, perempuan muda anak seorang tukang patri. Ia mendatangi bank sambil membawa kue buatannya sendiri. Pejabat bank yang menerimanya mencicipi kue-kue itu. Tak satu pun yang tak menyukainya. Meski begitu tetap saja proposal pinjaman modalnya ditolak bank itu.
Debbi pulang dengan perasaan galau. Untunglah ia punya suami, Randy Fields, yang bekerja sebagai makelar investasi. Sang suami memang kerap membawa kue-kue buatan Debbi untuk dicicipi para kliennya. Dan diakui olehnya kue-kue buatan Debbi unik dan enak. Namun ketika ia mengetahui niat Debbi untuk membuat toko, Randy malah terbelalak. "Saya pikir ini gila," begitu respon sang suami pada niat Debbi.
Menurut Randy, dengan latar belakang pendidikan Debbi di bidang Sastra Inggris dan Sejarah, sulit membayangkan Debbi akan berhasil di bisnis jualan kuenya. Apalagi ia tak berpengalaman di bidang bisnis. "Dia tak tahu apa-apa soal bisnis," ujarnya.
Meski begitu ia mau juga menolong sang istri. Dan berkat bantuannya akhirnya permohonan pinjamannya ke bank bisa dikabulkan. Debbi pun mendapatkan modal pada tahun 1977. "Satu-satunya yang saya miliki adalah sebuah Volkswagen Bug, surat utang, dan sebuah mimpi. Tapi saya tidak peduli. Saya tahu saya akan membayar kembali utang saya walaupun saya harus mengambil tiga pekerjaan sekaligus," papar Debbi.
Perempuan kelahiran Oakland, California, 18 September 1957 itu percaya kue buatannya pasti disukai banyak orang karena keterampilannya sudah terasah sejak anak-anak. Ketika ia bekerja sebagai tukang pungut bola di arena baseball saat usianya menginjak 13 tahun, upahnya ia sisihkan untuk membeli bahan-bahan dan segera saja sepulangnya bekerja ia berkutat dengan eksperimen membuat kue. Kuenya dicicipi kerabatnya yang memujinya sebagai kue yang amat lezat. Dan hobi itu terus berkembang hingga menikah saat usianya 19 tahun. Karena itulah ia yakin, jika ia punya toko, kuenya pasti laku.
debbi
Sayangnya, ketika toko idamannya itu dibuka pada 16 Agustus 1977, tanda-tanda itu tak muncul di hari pertama. Hingga jam 15.00 tak satu pun orang mau mampir ke tokonya. Khawatir kuenya basi, ia mengambil baki dan membawa sejumlah kue ke jalan dan membagi-bagikannya. Aksi reaktif itu justru membuahkan hasil. Sejumlah orang yang mencicipinya terpanggil untuk mendatangi toko kue Mrs Fields Chocolate Chippery miliknya. Beberapa orang memborong kuenya. Hari pertama itu ia membukukan penjualan US$ 75.
Setelah itu, masa depannya mulai terang. Tahun 1980 ia sudah memiliki 15 toko. Jumlah cabangnya terus bertambah. Tahun 1989 ia mengadopsi sistem franchise hingga jumlah cabangnya mencapai lebih dari 500. Namun karena pusing memikirkan jaringannya yang makin menggurita, akhirnya ia menjual perusahaannya dan lebih fokus jadi penulis buku, pembicara seminar, dan mengelola jaringan restoran.
_______________
Tulisan tersebut terdapat di Majalah LuarBiasa edisi September 2011. Dapatkan tulisan-tulisan menarik lainnya di Majalah LuarBiasa. Info pemesanan dan berlangganan: (021) 633 9523 atau klik majalahluarbiasa.com.

sumber :http://www.andriewongso.com/artikel/aw_corner/5103/Jangan_Pernah_Meremehkan_Mimpi