• Abis Pulang Jalan jalan
  • Bergaya
  • Foto foto di jogyakarta
  • Segera Buatlah Blog Anda SeKreatif Mungkin,Saya Akan Membantu Anda.
  • Sangat Berkwalitas Yang Cukup Baik Dan Tidak Panas Di badan.
  • Ini Merupakan Kemasan Terbaru Dari Coklat Pasta Diamond. Kemasan Plastik Kedap Udara, Terdapat Tutup Untuk Memudahkan Buka / Tutup.

Minggu, 25 Desember 2011

Pasien Koma Bangun Sebelum Organnya Didonorkan

Kecelakaan yang menimpa Sam Schmid memang parah. Ia pulang latihan basket lalu tiba-tiba sebuah mobil van menabrak mobil jipnya hingga terjungkal. Pemuda 21 tahun itu kemudian koma sejak 19 Oktober 2011 lalu.
Schmid yang adalah mahasiswa dari University of Arizona terus menjalani perawatan. Dokter sudah angkat tangan karena tak ada yang bisa dilakukannya lagi karena parahnya cedera otak. Pemuda itu kemudian dibawa ke Barrow Neurological Institute di St Joseph Medical Center di Phoenix untuk dilakukan operasi aneurisma (pembuluh darah).
Schmid ditangani oleh tim dokter yang diketuai Dr. Robert Spetzler. Dokter menggunakan alat seperti balon untuk menopang kerja pembuluh darah Schmid. Cara ini berhasil namun otak Schmid tak bekerja. Yang membingungkan dokter, tak ada kerusakan fatal pada otak dari hasil scan MRI yang dilakukan. Hal itulah yang membuat Spetzler dan dokter timnya tetap mendukung Schmid dengan peralatan agar ia tetap "hidup".
"Ada banyak kerusakan seperti perdarahan, gangguan pembuluh, dan stroke," kata Spetzler. "Tapi dia tidak memiliki gumpalan darah di bagian paling vital di otaknya. Yang kami tahu, ia tidak dapat dipulihkan," katanya.
Kondisi itu disampaikan ke keluarganya. Bahkan sudah ada wacana agar organ Schmid disumbangkan bagi kemanusiaan.
Spetzler masih memiliki satu prosedur yang akan dilakukan yaitu MRI untuk melihat apakah daerah kritis dari otaknya telah berubah gelap yang menunjukkan kematian otak. "Kami akan bertahan dan terus dukung dia," kata Spetzler. "Tapi saya tidak ingin memberi harapan palsu pada keluarga," katanya lebih lanjut.
Keluarga pun sudah pasrah. Tak ada yang bisa dilakukan selain berdoa. Bahkan mungkin tawaran mendonorkan organ Schmid pun sudah masuk dalam pertimbangan mereka. "Saya tahu, kami pada akhirnya harus memberikan keputusan meski saya terus berdoa," kata Susan Regan, ibu Schmid.
Namun ketika wacana pendonoran makin intensif, pada 24 Oktober 2011 tiba-tiba telunjuk Schmid bergerak. Setelah itu sedikit demi sedikit responnya makin baik. "Ini ajaib!" kata sang ibu.
Sekarang Schmid sudah bisa berjalan meski harus menggunakan alat bantu dan bisa bicara meski pelan. Dokter yang menanganinya mengaku heran melihat perkembangan Schmid. "Saya heran dengan kesembuhan yang begitu cepat mengingat luka yang dialaminya sangat mematikan," kata Spetzler.
Namun para dokter di rumah sakit itu memuji keteguhan Spetzler yang terus mempertahankan Schmid tetap mendapat dukungan peralatan agar tetap hidup. Mereka menganggap Spetzler memiliki firasat bahwa Schmid masih bisa siuman. Keyakinan itulah yang membuat pemuda itu sekarang bisa kembali dan diperkirakan akan sembuh normal.

Bagikan ke teman Anda, Share & Be Happy!

 Sumber : http://m.andriewongso.com/artikel/aw_corner/4685/Pasien_Koma_Bangun_Sebelum_Organnya_Didonorkan/

0 komentar:

Posting Komentar